Blog

Cara Pemimpin menghadapi perubahan dengan pintar

Cara Pemimpin menghadapi perubahan dengan pintar

Bagi seorang pemimpin, perubahan adalah hal selalu ada dan tidak pernah berubah. Cara yang paling efektif untuk sukses dalam mengelola perubahan adalah dengan menciptakannya. Dikatakan bahwa bila kamu tidak bisa merubah keadaannya maka rubahlah cara berpikirmu.

Pemimpin yang sukses melihat perubahan sebagai peluang. Bagaimana mereka mendapatkan peluang adalah ditentukan dengan sebagus apa mereka dalam menyikapi perubahan dan menyusun strategi pintar dalam melaluinya.

Apabila anda tertarik untuk bisa menjadi pemimpin yang mempunyai gaya kepemimpinan yang pintar dalam menghadapi perubahan maka cobalah untuk melakukan 3 hal penting seperti dibawah ini;

    1. Acceptance; Setiap pemimpin harus belajar untuk bisa menerima perubahan. Diakui atau tidak, dirasakan atau tidak, perubahan itu terjadi setiap saat dalam lingkungan bisnis yang dinamis saat ini. Apapun yang namanya perubahan selalu tidak menyenangkan, baik itu besar atau kecil. Semakin kita menolaknya maka semakin berat bagi kita dalam menghadapinya. Bila kita tidak mau berubah maka lingkungan yang akan merubah kita, suka ataupun tidak suka. Keterbukaan dan penerimaan kita terhadap perubahan akan sangat membantu kita melaluinya dengan cepat dan mudah.

      Jenis jeni kepemimpinan yang sering kita jumpai bias anda baca disini

    2. Purposeful action; Jangan hanya bertindak atau bergerak saja. Hanya karena kita bertindak bukan berarti kita maju. Seorang pemimpin harus tahu tentang tujuan apa yang hendak dicapai. Memahami alasan dan latar belakang kenapa kita perlu berubah. Membuka diri untuk menjadi lebih baik. Mempunyai tujuan yang jelas akan menentukan kita dalam mebuat strategi yang tepat. Membuat ukuran keberhasilan dan cara pencapaiannya. Setiap tindakan yang dilakukan dalam menghadapi perubahan adalah tindakan yang memiliki tujuan.
    3. Flexibility: Pemimpin yang mempunyai gaya kepemimpinan yang kaku adalah mereka yang paling sulit dalam menghadapi perubahan. Bukan usia yang menentukan kesulitan dalam berubah, tetapi kebiasaan dan kenyamanan. Menjadi seorang yang flexible adalah menjadi seorang yang mudah beradaptasi dan menyesuaikan dengan sekitarnya. kita memiliki otoritas penuh untuk bisa merubah diri sendiri, cara berpikir kita yang menentukan perasaan dan tindakan kita.

Pada saat kita banyak belajar melakukan perubahan kecil dan sederhana maka kita akan lebih mudah menghadapai perubahan besar dan sulit.