Blog

Kepemimpinan Transformasional

Kepemimpinan Transformasional

Kepemimpinan Transformasional dapat diartikan sebagai proses untuk mengubah dan mentransformasikan individu agar mau berubah dan meningkatkan dirinya, yang didalamnya melibatkan motif dan pemenuhan kebutuhan serta penghargaan terhadap para bawahan.

Seseorang yang dapat menampilkan kepemimpinan transformasional ternyata dapat lebih menunjukkan sebagai seorang pemimpin yang efektif dengan hasil kerja yang lebih baik.

Namun untuk bisa menjadi seorang pemimpin transformasional yang efektif pastinya membutuhkan suatu proses dan memerlukan usaha sadar dan sunggug-sungguh dari yang bersangkutan.

Northouse memberikan beberapa tips untuk menerapkan kepemimpinan transformasional, yakni sebagai berikut :

  • Berdayakan seluruh bawahan untuk melakukan hal yang terbaik untuk organisasi
  • Berusaha menjadi pemimpin yang bisa diteladani yang didasari nilai yang tinggi
  • Dengarkan semua pemikiran bawahan untuk mengembangkan semangat kerja sama
  • Ciptakan visi yang dapat diyakini oleh semua orang dalam organisasi
  • Bertindak sebagai agen perubahan dalam organisasi dengan memberikan contoh bagaimana menggagas dan melaksanakan suatu perubahan
  • Menolong organisasi dengan cara menolong orang lain untuk berkontribusi terhadap organisasi.

Kepemimpinan Transaksional didasarkan pada otoritas birokrasi dan legitimasi di dalam organisasi. Pemimpin transaksional pada hakekatnya menekankan bahwa seorang pemimpin perlu menentukan apa yang perlu dilakukan para bawahannya untuk mencapai tujuan organisasi.

Disamping itu, pemimpin transaksional cenderung memfokuskan diri pada penyelesaian tugas-tugas organisasi. Untuk memotivasi agar bawahan melakukan tanggungjawab mereka, para pemimpin transaksional sangat mengandalkan pada sistem pemberian penghargaan dan hukuman kepada bawahannya.

Sebaliknya, Burns menyatakan bahwa model kepemimpinan transformasional pada hakekatnya menekankan seorang pemimpin perlu memotivasi para bawahannya untuk melakukan tanggungjawab mereka lebih dari yang mereka harapkan.

Menurut Yammarino dan Bass pemimpin transformasional harus mampu membujuk para bawahannya melakukan tugas-tugas mereka melebihi kepentingan mereka sendiri demi kepentingan organisasi yang lebih besar. 

Yammarino dan Bass juga menyatakan bahwa pemimpin transformasional mengartikulasikan visi masa depan organisasi yang realistik, menstimulasi bawahan dengan cara yang intelektual, dan menaruh parhatian pada perbedaan-perbedaan yang dimiliki oleh bawahannya.

Dengan demikian, seperti yang diungkapkan oleh Tichy and Devanna , keberadaan para pemimpin transformasional mempunyai efek transformasi baik pada tingkat organisasi maupun pada tingkat individu.

Simak konten mengenai Kriteria Seorang Pemimpin disini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *