Blog

Cerita tentang Buried Life

The Buried Life - Cicick Resti dan Ben Nemtin

Cerita tentang Buried Life

Awalnya….. 
Setelah 5 hari berturut2 belajar full tentang technology, event closingnya adalah tentang Motivational session, judulnya “From Impossible to Possible” …… Aahhh standar banget!… Paling cuma gitu-gitu saja….

Tapi ternyata, baru kali ini ….
Mengikuti “Motivational Talk” dan berasa “mak jle jleb jleb” terharu…. dan menetes air mata!

Tapi ternyata, baru kali ini…..
Mendengarkan sesi motivasi dan terharu berat! Tersentuh dan merenung tentang hidupku.

He is the best!
Namanya Ben Nemtin 35 tahunnan usianya….
Mungkin banyak yang tidak tahu siapa dia….

Katanya.. 
You always have deadline for your professional life. Do you have dead line for your personal life?”

Anak muda ini hebat banget! Hebat karena dia sederhana dan rendah hati! Saya selalu mengagumi karakter seperti itu.
Dia tidak menggembar gemborkan:
Kesuksesannya! 
Kepandaiannya! 
Kekayaannya! 
Kehebatannya! …. 
TIDAK SAMA SEKALI.

Selama sesinya…
Tidak ada musik yang hingar bingar!
Tidak ada photonya yang sebesar panggung!
Tidak ada teriakan yang lantang bergelora!
Tidak ada tepuk tangan atau kepalan tangan atau hentakan kaki bergema!
Tidak pula berusaha membuat orang lain tertawa!
TIDAK ADA SAMA SEKALI!

Mind Blowing…
Namanya Ben Nemtin… 
Semuanya biasa saja
Sederhana, apa adanya!
Seperti orangnya.

Dia cuma cerita bagaimana dia mengalami mental breakdown (masalah kejiwaan yang berat), bahkan untuk keluar rumah saja dia takut setengah mati.

Sebuah tulisan tentang BURIED LIFE (hidup yang terkubur) membangunkan hatinya. Kemudian teman2nya datang dan membantu dengan sebuah pertanyaan sederhana “ya udah klu emang loe mau mati nggak apa2, tapi sebelum loe mati, loe mau apa?”

Dari sanalah cerita itu bermula.
Dia dan 3 kawannya mulai menulis 40 list apa yang harus dilakukan sebelum Ben Nemtin benar-benar mati atau bunuh diri! (Angka bunuh diri di USA tergolong tinggi).

Pernah membaca tentang cost of delay?

Dimulai dari 
– Berjalan keluar rumah 15 menit sehari.
– Bersalaman dengan orang asing.
– Membantu Kelahiran anak 
– Lari telanjang di depan orang banyak
– Menyanyi lagu kebangsaan di stadium utama Canada
– Punya acara di MTV
– Ngajak kencan Megan Fox
– Main basket dengan Obama
– Minum2 di cafe dengan Prince Harry
Dan lain lain!

Setelah mereka bisa mewujudkan banyak hal besar dalam hidup mereka. Kemudian mereka mulai mewujudkan mimpi orang lain melalui organisasinya bernama “Buried Life” dan puluhan ribu orang sudah mereka bantu!

This is new Leadership… It’s about service, not selfish!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *