Blog

Cara Mengatasi Stres dengan Menggunakan Analisis SWOT

Analisis SWOT konvensional digunakan untuk melihat Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weaknesses), Peluang (Opportunities), dan Ancaman (Threats) anda dalam suatu situasi. Analysis SWOT Stres akan menunjukkan kepada anda di mana anda perlu meningkatkan keterampilan manajemen stres anda.

Bagaimana Cara Kerja SWOT

Melaksanakan Analisis SWOT Stres memastikan bahwa anda mengenali semua kekuatan pribadi, keterampilan, sumber daya, dan jejaring sosial yang dapat membantu anda mengelola stres. Anda mungkin menemukan bahwa anda memiliki kekuatan dan keterampilan yang tidak anda sadari.

Dengan melihat kelemahan anda, anda mengidentifikasi area yang perlu anda ubah dalam hidup anda, termasuk keterampilan baru yang perlu anda peroleh.

Daftar peluang memungkinkan anda melihat bagaimana anda dapat mengambil keuntungan dari kekuatan anda, untuk membantu anda mengelola stres dalam hidup anda.

Dengan melihat faktor-faktor yang merupakan ancaman, anda dapat mengenali konsekuensi negatif dari mengelola stres dengan buruk, dan ini harus menjadi sumber motivasi yang kuat.

Cari Dukungan

Banyak orang menjadi stres karena mereka gagal mengenali sumber daya yang mereka miliki dan dukungan yang dapat mereka gunakan untuk membantu mereka mengatasi situasi yang penuh tekanan.

Penting untuk menyadari bahwa sangat sedikit orang yang dapat melakukan segalanya tanpa bantuan. Mengetahui bagaimana mengenali situasi-situasi di mana anda harus memanfaatkan bantuan yang tersedia bagi anda adalah bagian penting dari manajemen stres.

Lakukan Analisis SWOT Stres Anda

Dengan menggunakan sebuah buku untuk mencatat kegianat anda secara harian, jalankan melalui prosedur berikut ini, untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan anda, peluang dan ancaman anda, dan menetapkan bagaimana anda dapat memanfaatkan pengetahuan ini, untuk mengelola stres dalam hidup anda.

1. Tuliskan kekuatan (Strengths) pribadi anda:

a. Hal-hal yang anda kuasai dan yang membuat orang lain menghormati anda.

b. Orang yang dapat membantu Anda.

c. Sumber daya yang dapat anda gunakan.

d. Saat-saat ketika anda mengelola stres dengan baik, dan keterampilan praktis yang anda gunakan untuk melakukan ini.

2. Mendaftar kelemahan (Weaknesses) pribadi anda dan keterbatasan posisi anda akan membantu anda mengidentifikasi area-area perubahan yang mungkin dalam hidup anda dan tempat di mana anda perlu mengembangkan keterampilan baru. Tuliskan:

a. Area di mana anda sadar bahwa anda tidak kuat, atau hal-hal yang dikritik orang lain untuk anda.

b. Adanya kekurangan sumber daya yang berdampak pada situasi anda.

c. Masalah dengan pekerjaan anda, hubungan anda, hidup anda atau lingkungan kerja.

d. Saat-saat ketika anda tidak menangani stres dengan baik, dan mengapa anda berpikir inilah masalahnya.

3. Pikirkan tentang peluang (Opportunities) yang tersedia untuk anda:

a. Selidiki kekuatan anda, dan tanyakan pada diri sendiri bagaimana anda bisa memanfaatkan kekuatan ini untuk membantu anda mengelola stres.

b. Atasi kelemahan anda. Identifikasi peluang untuk perubahan positif dan pengembangan keterampilan baru.

4. Pertimbangkan peluang-peluang praktis yang akan terbuka bagi anda, jika anda memanfaatkan peluang-peluang ini untuk meningkatkan manajemen stres anda. 4. Saat mempertimbangkan ancaman (Threats) anda, pikirkan konsekuensi membiarkan kelemahan anda menguasai anda, dan tentang kerusakan pada hubungan, karier, dan kebahagiaan anda yang akan terjadi. Gunakan pertimbangan sisi negatifnya sebagai pemacu untuk memastikan anda memperlakukan manajemen stres dengan serius di masa depan.

Silakhan membaca artikel sebelumnya mengenai “Apa Itu Stres” disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *