Blog

Apa itu Stres?

Apa itu stres? Stres terdiri dari banyak hal. Ini adalah pengalaman terkait, jalur, respons, dan hasil yang disebabkan oleh berbagai “pemicu” – keadaan atau peristiwa yang menyebabkan stres.

Kurangnya Pengendalian Diri

Definisi stres yang paling umum diterima adalah, bahwa itu adalah kondisi atau perasaan yang dialami, ketika seseorang merasa bahwa “tuntutan melebihi sumber daya pribadi dan sosial yang dapat dimobilisasi seseorang” (Richard S. Lazarus). Ketika anda memiliki waktu dan sumber daya untuk menangani suatu situasi, anda merasa sedikit stres, tetapi ketika anda menganggap diri anda tidak mampu menangani tuntutan yang diberikan kepada anda, stres yang anda rasakan bisa sangat besar. Dalam pengertian ini, stres memang merupakan pengalaman negatif, tetapi itu bukan konsekuensi yang tak terhindarkan dari suatu peristiwa. Tingkat stres yang anda alami tergantung pada persepsi anda tentang suatu situasi, dan kemampuan anda yang sebenarnya untuk mengatasinya.

Atasi Stres Kerja: Beberapa pekerjaan lebih membuat stres daripada yang lain. Jika anda memiliki pekerjaan yang membuat stres, beri perhatian khusus pada manajemen stres.

“Berjuang” atau “Menghindari”

Ketika anda mengalami kejutan atau merasakan ancaman, anda dengan cepat melepaskan hormon yang membantu anda bertahan hidup.

– Hormon-hormon ini membantu anda berlari lebih cepat dan berjuang lebih keras dengan membawa perubahan fisiologis, seperti meningkatkan detak jantung dan meningkatkan tekanan darah, serta memberikan lebih banyak oksigen dan gula darah ke otot-otot penting.

– Hormon-hormon ini juga memusatkan perhatian anda pada ancaman, dengan mengesampingkan hampir semua hal lain.

Semua ini secara signifikan meningkatkan kemampuan anda untuk selamat dari peristiwa yang mengancam jiwa. Sayangnya, respons ini juga akan membuat anda cemas, gelisah, dan mudah tersinggung, dan dapat mengurangi kemampuan anda untuk bekerja secara efektif dengan orang lain. Anda akan kurang mampu mengeksekusi keterampilan yang tepat, terkontrol, atau membuat keputusan yang kompleks.

Memahami Mekanisme

Definisi stres yang diberikan di atas sebagian, berfokus pada mendapatkan kembali kendali, dan sebagian pada cara kita berpikir dan menafsirkan situasi, di mana kita menemukan diri kita sendiri. Namun, ada juga dua respons stres naluriah yang terkait dengan peristiwa tak terduga – respons jangka pendek “Berjuang-atau-Mengindari” dan “Sindrom Adaptasi Umum” jangka panjang.

Yang pertama adalah naluri bertahan hidup dasar, sedangkan yang kedua adalah efek jangka panjang dari paparan stres. Mekanisme ini dapat menjadi bagian dari respons stres yang sama.
Melihat bagaimana mereka dapat cocok bersama, akan membantu anda mengidentifikasi dan bereaksi terhadap stres dalam hidup anda, dengan cara yang produktif, memastikan hasil yang lebih baik, bahkan selama masa-masa paling sulit.

Stres adalah apa yang Anda rasakan ketika Anda tidak memegang kendali.

Bagaimana Stres Dapat Menyebabkan “Burnout”

Dalam lingkungan bisnis, kelelahan yang disebabkan oleh stres berkontribusi pada apa yang sering disebut sebagai “Burnout”. Contoh bisnis klasik berasal dari lantai perdagangan Wall Street, di mana, menurut standar kebanyakan orang, kehidupan menjadi penuh tekanan. Traders belajar untuk beradaptasi dengan stres sehari-hari dari keputusan keuangan besar, dan menang dan kalahnya uang dalam jumlah besar. Namun, dalam banyak kasus, tekanan meningkat dan kelelahan mulai muncul. Pada saat yang sama, ketika traders menjadi sukses dan mendapatkan lebih banyak uang, motivasi finansial mereka untuk sukses dapat berkurang.
Pada akhirnya, banyak traders mengalami “Burnout”.

Kenapa stress sangat mengancam diri kita?

Sebagian besar stres yang kita alami berasal dari sumber-sumber seperti kelebihan pekerjaan, prioritas yang saling bertentangan, nilai-nilai yang tidak konsisten, tenggat waktu yang terlalu menantang, konflik dengan rekan kerja, dan lingkungan yang tidak menyenangkan. Walaupun stress-stres ini mungkin tidak benar-benar mengancam kelangsungan hidup anda, mereka dapat mengancam kesejahteraan umum anda. Penting untuk diingat bahwa persepsi orang tentang stres itu penting dan akan menentukan respons mereka terhadapnya. Satu orang mungkin benar-benar tidak tertekan oleh situasi yang mungkin memicu respons intens pada orang lain.

SIlahkan baca artikel tentang “Cara menghilangkan kebiasaan buruk.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *